Pimpinan dan Redaksi BunakenNews.Com mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2012 dan Tahun baru 1 Januari 2013

APBD Defisit Rp.18 Miliar, Sekda Bilang Tak Masalah

"" "" APBD Kabupaten Minahasa yang diketuk kemarin (jumat 21/12/12) oleh DPRD Minahasa defisit Rp. 18 Miliar. Angka ini diperoleh setelah mentotal jumalh pengeluaran yang mencapai Rp 692 Miliar sedangkan pendapat daerah hanya Rp.674 Miliar. Namun meski defisit Sekretaris daerah kabupaten Minahasa Drs. Warouw Karouwan mengatakan bahwa hal itu tidak masalah.

Libur PNS Cuma 8 Hari!

" """"Libur nantinya efektif mulai tanggal 22 desember sampai 27 desember 2012, "Nantinya tanggal 27 desember semua PNS harus masuk. Kita akan meminta semua pimpinan SKPD untuk mengevaluasi kehadiran PNS pada hari itu." Ujar Sekprov.

Akhir Cerita Aceng : Dipecat DPRD Garut!

"""Perjalanan politik Aceng Fikri di Kabupaten Garut akhirnya berakhir setelah DPRD Garut sepakat untuk memberhentikan Bupati tersebut. Keputusan itu didapat setelah 45 Anggota DPRD Garut setuju untuk mengusulkan kepada Mahkama Agung untuk memberhentikan Bupati Aceng Fikri dari jabatannya.

Anak Bupati Cuma Divonis 7 Bulan 15 Hari

""""Kalau begini mereka yang terjerat kasus narkoba tidak akan jera," ujar seorang bapak yang mengikuti persidangan namun tidak mau menyebutkan namanya.

Korban Pembantaian di SD Sandy Hook

Adam Lanza pemuda 20 tahun membantai sedikitnya 28 orang termasuk ibu kandung,guru dan beberapa murid berusia 6-7 tahun di SD Sandy Hook.

Nanti Rp.1000 akan Menjadi Rp.1

“Redenominasi sendiri adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1. Hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat tidak berubah.

Indahnya Natal Di Negeri Muslim

““Hal yang sama dikemukakan Ade, anggota staf Bagian Humas KBRI, saat di Chtaura. ”Orang di sini tak pernah mempersoalkan perayaan hari Natal. Itu tadi bisa lihat di Chtaura atau sepanjang jalan dari Beirut sampai Masnaa (kota di perbatasan Lebanon dan Suriah) ini, banyak pohon natal, kan,” katanya.

Video

Rabu, 26 Desember 2012

Damai Natal Terwujud Di Manado

BN,Manado - Suasana damai dan indah benar-benar terasa di Kota Manado. Suasana natal kali ini terasa sangat berbeda. Tidak ada kemacetan yang biasa menghiasi jalanan kota Manado,tidak ada antrian panjang di SPBU seperti biasanya dan tidak ada keluhan terhadap mahalnya harga-harga bahan kebutuhan pokok yang biasa terjadi. Yang pasti natal kali ini sangat berbeda.

Ketenangan ini setidaknya telah dirasakan sejak seminggu sebelum natal. Hal tersebut terlihat dari stabilnya harga kebutuhan pokok dan kondusifnya situasi keamanan di Kota Manado. Meskipun demikian situasi ini dirasa perlu untuk tetap dijaga jangan hanya terjadi disaat perayaan natal saja. Posisi Kepolisian dan TNI beserta dengan unsur terkait dalam menjaga situasi keamanan di kota Manado terbukti efektif ketika perayaan natal terjadi.

Kepolisian menjaga setiap gereja dengan baik meskipun tidak semua dijaga secara lengkap. Dibeberapa gereja besar di pusat kota Polisi menggandakan penjagaan mereka, metal detektor dipasang didepan pintu masuk gereja dan setiap jemaat diperiksa satu persatu. Itu semua guna menjaga ada hal-hal yang tidak dinginkan terjadi.

Antri Untuk Jabat Tangan

Suasana berbeda ketika wartawan BN meliput di kawasan Gubernuran. Sekitar pukul 13.00 Wita wartawan BN telah sampai dilokasi untuk meliput suasana open house gubernur dan jajarannya. Sungguh suatu yang tak terduga karena ketika memasuki gerbang rumah dinas gubernur yang didapati adalah antrian yang panjang untuk berjabat tangan dengan Gubernur SH Sarundajang.

Sungguh sebuah pemandangan yang menarik karena tidak biasa melihat para pejabat yang setiap menghiasi isi surat kabar kemudian antri dengan masyarakat umum guna berjabat tangan dengan gubernur. Namun itulah yang terjadi. "Bagini noh kalo mo jabat tangan dengan pejabat, musti ba antri." celoteh salah satu ibu yang ikut mengantri. Sekitar 15 setelah mengantri Pemred BN Jendri Frans Mamahit pun akhirnya mendapat kesempatan untuk berjabat tangan dengan Gubernur bergelar doktor untuk kepemimpinan mejemuk tersebut.

Suasana berbeda dirasakan dikediaman dinas Wakil Gubernur Djauhari Kansil, tidak terlalu ramai meski rumah dinas tersebut terasa sempit akibat dipenuhi tamu-tamu yang datang. Beberapa kepala daerah juga datang untuk bersilahturahmi dengan gubernur dan wakil gubernur seperti Walikota dan wakil walikota bitung, walikota Tomohon, Bupati Bolmong Timur dan beberapa pejabat lainnya.


Editor : Jendri Frans Mamahit

Sabtu, 22 Desember 2012

Indahnya Natal di Negeri Muslim

Oleh : Trias kuncahyono
Sumber : KOMPAS.COM 

Dari jendela kaca sebuah restoran di Chtaura, Lembah Bekaa, Lebanon, gedung gereja itu bisa kami lihat. Gedung bercat putih itu terbuka pintunya. Ada papan nama warna putih bertuliskan nama gereja berdiri di samping kanan pintu gerbang: Notre Dame de l’Annonciation. Terlihat seorang laki-laki ditemani anak perempuan mengecat pagar taman di depan gereja.

Di halaman depan gereja berderet lima-enam pohon cemara. Pagar halaman gereja sudah diberi hiasan natal, berbentuk bintang yang dilengkapi lampu. Pohon cemara itu juga dipasangi lampu warna-warni.

Di sebelah kanan gereja, terpaut satu bangunan yang digunakan untuk bank, ada stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Di depan SPBU itu didirikan pohon natal setinggi kira-kira 5 meter. Di seberang gereja, terpisah jalan yang menuju ke Suriah, berdiri pula pohon natal setinggi kira-kira 5 meter.

Pohon-pohon itu memberikan tanda bahwa hari Natal segera tiba. Natal juga akan tiba di Chtaura, kota kecil sekitar 44 kilometer sebelah timur Beirut, yang dilintasi jalan raya Damaskus-Beirut. Hari Natal juga akan tiba di kota lain di Lembah Bekaa, seperti Zahle yang penduduknya mayoritas Kristen dengan berbagai denominasi—mayoritas Katolik, lainnya Maronits, Ortodoks Yunani, dan ada juga kaum Syiah—Baalbek yang penduduknya Muslim Syiah, dan Hermel yang penduduknya juga Syiah.

Natal juga akan tiba di seluruh Lebanon. Hiasan natal dalam berbagai rupa, seperti pohon natal dan rumah-rumahan serta patung-patung natal, sudah dipajang di Bandara Internasional Hariri, Beirut.

Toko-toko di kawasan bisnis Beirut, seperti Beirut Shouk, Solidere di kawasan downtown, pusat perdagangan, dan sepanjang Jalan Hamra yang dikenal sebagai kawasan Beirut Lama, dipercantik dengan hiasan natal. ”Kawasan ini penduduknya kaum Sunni, tetapi mereka tetap pasang pohon natal di mana-mana. Dan, lihat itu, hiasan lampu yang dipasang melintang di atas jalan juga menggambarkan natal,” kata Munawir, anggota staf Bagian Politik Kedutaan Besar RI di Beirut, ketika kami melintasi Jalan Hamra, awal pekan ini.

Jalur hijau yang jadi pemisah di antara dua jalur jalan di tengah kota Beirut pun dipasangi pohon natal berderet-deret. Bahkan, di depan Masjid Muhammad al-Amin di Lapangan Syuhada, di tengah kota Beirut, berdiri pohon natal setinggi lebih dari 10 meter.

”Penduduk Beirut mayoritas Muslim Sunni, Mas. Tetapi, di sini tak jadi masalah. Hubungan antarpemeluk agama yang berbeda-beda sangat baik dan harmonis,” lanjut Munawir.

Hal yang sama dikemukakan Ade, anggota staf Bagian Humas KBRI, saat di Chtaura. ”Orang di sini tak pernah mempersoalkan perayaan hari Natal. Itu tadi bisa lihat di Chtaura atau sepanjang jalan dari Beirut sampai Masnaa (kota di perbatasan Lebanon dan Suriah) ini, banyak pohon natal, kan,” katanya.

”Bagi umat Kristen Lebanon, hari Natal adalah sebuah kesempatan untuk memperbarui persahabatan dan hari Natal sering kali juga dirayakan oleh keluarga-keluarga Muslim. Keluarga-keluarga Muslim di Lebanon mengungkapkan penghormatan pada hari Natal, dengan menghiasi rumah mereka dengan pohon natal dan semua jalan besar dan kecil pun dihiasi dengan pohon-pohon natal atau semacam goa-goa natal,” ujar Munawir.

Sebuah risalah

Munawir menambahkan, bukan hanya di Beirut hubungan antarpemeluk agama dan sekte tidak menjadi masalah, melainkan juga di seluruh Lebanon. Ada semangat saling menghormati.

Itulah sebabnya, Paus Yohanes Paulus II pernah mengatakan, Lebanon bukan sekadar negara, ia adalah sebuah risalah, sebuah dokumen tentang hubungan antarumat manusia yang saling menghormati.

”Lebanon bukan sekadar sebuah negara. Lebanon adalah sebuah pesan kebebasan dan sebuah contoh pluralisme bagi Timur dan Barat,” kata Paus Yohanes Paulus II tahun 1980-an.

Kata-kata Paus itu terus hidup dan diingat rakyat Lebanon. Apa yang dikatakan Paus itu dipegang oleh para pemimpin politik dan agama, baik Kristen maupun Muslim, di Lebanon. Mereka mengatakan, Lebanon harus seperti itu, menjadi ”sebuah pesan perdamaian, menjadi contoh bagi pluralisme, bagi Timur dan Barat”, tulis Fady Noun di AsiaNews.

Sejumlah sejarawan mengatakan, Lebanon, yang didirikan tahun 1943 didasarkan pada pakta nasional yang disepakati oleh komunitas Kristen dan Muslim, dapat dengan mudah hilang dari peta dunia di bawah tekanan eksternal. Lebanon juga bisa terpecah belah karena faktor-faktor internal dan masyarakatnya yang heterogen. Banyak faktor bisa menjelaskan mengapa ledakan dan perpecahan itu tidak terjadi.

Antaragama

Selama ini, memang hubungan antarumat beragama di Lebanon tidak menjadi masalah sejauh tidak masuk ke ranah politik; politik yang pada dasarnya adalah panggung untuk memperebutkan kekuasaan sehingga dalam banyak hal menghalalkan segala cara. Orang yang sama agamanya pun bisa saling menabrak, saling memotong, saling menjatuhkan, dan berusaha saling mengalahkan, apalagi kalau berbeda agama. Perang saudara di Lebanon (1975-1990) menjadi salah satu contoh.

Sejarah mencatat, tidak jarang kehadiran agama menimbulkan kekerasan yang terungkap dalam sikap doktriner, otoriter, eksklusif, dan kekerasan fisik. Hal itu terjadi lantaran ada perbedaan antara pemahaman dan penghayatan.

Hannah Arendt, filsuf politik, mengingatkan, ”Kita tergoda untuk mengubah dan menyalahgunakan agama menjadi ideologi dan menodai usaha yang telah kita perjuangan melawan totalitarianisme dengan suatu fanatisme. Padahal, fanatisme adalah musuh besar kebebasan.” Fanatisme selalu menimbulkan masalah: konflik dan kekerasan.

Akan tetapi, lihatlah di Chtaura di Lembah Bekaa, yang meski menjelang masuk ke kota kecil itu berdiri baliho besar dengan gambar wajah tokoh Hezbollah, Natal juga dirayakan.

Lagu-lagu Natal pun sudah terdengar mengudara dari radio, di petang hari yang dingin ... yang semakin sore semakin dingin karena embusan angin dari puncak pegunungan Lebanon yang bersalju.

Akhir Cerita Aceng : Dipecat DPRD Garut!

BN, Garut - Perjalanan politik Aceng Fikri di Kabupaten Garut akhirnya berakhir setelah DPRD Garut sepakat untuk memberhentikan Bupati tersebut. Keputusan itu didapat setelah 45 Anggota DPRD Garut setuju untuk mengusulkan kepada Mahkama Agung untuk memberhentikan Bupati Aceng Fikri dari jabatannya.

Ketua DPRD Garut Ahmad Badjuri mengatakan usulan ini masih akan diproses oleh MA yang kemudian dilanjutkan di Kemendagri. "Nanti diproses di MA baru tunggu SK Pemberhentian dari Mendagri. Perlu dicatat, selama masa itu Aceng tetap Bupati aktif di kabupaten Garut. "Jelasnya kepada wartawan. Dari 8 fraksi yang ada 7 fraksi setuju untuk memberhentikan Aceng yang dinilai melanggar etika dan undang-undang terkait pernikahan sirinya yang berlangsung hanya 4 hari.

Sebelumnya Bupati Aceng Fikri telah menyatakan akan menerima apapun hasil dari Pansus DPRD terkait pernikahannya. "Saya terima dengan ikhlas apapun hasilnya nanti." jelas Aceng beberapa waktu lalu. Pengacara Bupati Aceng, Eggi Sidjana yang beberapa waktu lalu mengancam jika Bupati Aceng dimakzulakan maka akan terjadi kerusuhan.

Editor : Jendri Frans Mamahit

APBD Defisit Rp. 18 Miliar, Sekda Bilang Tidak Masalah

BN, Tondano - APBD Kabupaten Minahasa yang diketuk kemarin (jumat 21/12/12) oleh DPRD Minahasa defisit Rp. 18 Miliar. Angka ini diperoleh setelah mentotal jumalh pengeluaran yang mencapai Rp 692 Miliar sedangkan pendapat daerah hanya Rp.674 Miliar. Namun meski defisit Sekretaris daerah kabupaten Minahasa Drs. Warouw Karouwan mengatakan bahwa hal itu tidak masalah.

"Tidak ada masalah, setiap tahun di APBD Minahasa selalu ada defisit, tapi saya yakin bisa tertutupi dari peningkatan PAD, tambahan dana pemerintah pusat dan penghematan anggaran." Ujar Warouw. Menurutnya defisit ini sudah ada setiap tahun dalam penyusunan APBD Minahasa dan tidak terlalu berpengaruh. "Saya yakin akhir tahun pasti tertutupi." tandasnya.

Anggota DPRD Minahasa, Max Ondang mengatakan bahwa APBD sudah proposional. "Sudah proposional, defisit karena memang anggaran belanja pegawai masih besar sekitar Rp. 481 Miliar. Pemkab saja hanya menerima DAU senilai Rp. 60 Miliar." terang Max.

Editor : Jendri Frans Mamahit

Stok Sembako di Manado Aman

BN, Manado - Ketersediaan pasongan bahan pokok bagi masyarakat di Kota Manado dinyatakan aman. Hal tersebut diungkapkan oleh Walikota Manado Dr. Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA pada sidak menjelang natal di pasar tradisional Pinasungkulan Manado kemarin (jumat 21/12/12)

"Saya bersyukur menjelang natal ini stok sembako aman, harganya juga tidak terlalu naik jauh, artinya kita dapat merayakan natal tanpa harus kuatir dengan langkanya kebutuhan pokok." ungkap Lumentut. Lanjutnya Walikota berjanji akan memperbaiki pasar Pinasungkulan demi kenyamanan masyarakat. "Tahun depan kita perbaiki." jelas ketua APEKSI tersebut.

Dalam sidak ini turut mendampingi Walikota Kasat Pol PP Vicky Koagow, Kadispertanak Ricky Poli, Kadis Perindag Fanny Sirang, Kadis Perhubungan Hanny Waworuntu dan Kabag Ekonomi kota Manado Pingkan Singal.

Editor : Jendri Frans Mamahit

Libur PNS Cuma 8 Hari!

BN, Manado - Pegawai Negeri Sipil di Sulawesi Utara harus rela dengan jatah libur yang diberikan pemerintah yaitu 8 hari. Hal tersebut tertuang dalam Surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 003/3902/Sekr-BKD tanggal 21 Desember 2012 yang ditanda tangani oleh Sekretaris Provinsi Siswa R. Mokodongan.

Libur nantinya efektif mulai tanggal 22 desember sampai 27 desember 2012, "Nantinya tanggal 27 desember semua PNS harus masuk. Kita akan meminta semua pimpinan SKPD untuk mengevaluasi kehadiran PNS pada hari itu." Ujar Sekprov.

Selanjutnya, PNS mendapatkan jatah cuti akhir tahun pada tanggal 31 Desember dan masuk pada tanggal 03 Januari 2013. "Semua PNS nanti akan cuti pada tanggal 31 desember kemudian masuk pada tanggal 3 januari 2013. Semua harus hadir pada apel bersama januari nanti jika tidak maka akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku." jelas Kepala BKD Sulut, Roy Tumiwa.

Editor : Jendri Frans Mamahit

Jumat, 21 Desember 2012

Anak Bupati Cuma Divonis 7 Bulan 15 Hari!!!

Istimewa
BN, Manado - "Diharapkan terdawa tidak melakukan kesalahan yang sama" demikian ucap Hakim Armindo Pardede ketika memvonis Akbar Datunsolang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang juga anak dari alah satu Bupati di Sulawesi Utara tersebut.

Majelis Hakim terdiri dari Armindo Pardede, Novry Oroh dan Verralynda Lihawa. Usai sidang, Ajbar segera menyalami majelis hakim kemudian memeluk penasehat hukumnya Panghiburan Balderas. Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa yakni 1 tahun 3 bulan.

Dalam pembacaan putusan tadi ekspresi Akbar terlihat gembira karena hukuman yang diterimanya tergolong ringan.  "Kalau begini mereka yang terjerat kasus narkoba tidak akan jera," ujar seorang bapak yang mengikuti persidangan namun tidak mau menyebutkan namanya. 

Sementara itu, pengamat sosial politik, Taufik Tumbelaka menilai, semestinya ada efek jera bagi siapa pun yang terlibat kasus narkoba, terlepas dari terbukti atau tidaknya mereka di persidangan. "Saat ini kalau dilihat trennya, pejabat yang tua sering terjerat kasus korupsi. Sementara yang muda terjerat kasus narkoba," ujar Taufik.

Juni lalu, Akbar ditangkap oleh Satuan Narkoba Polresta Manado di Bandara Samratulangi Manado saat baru tiba dari Jakarta. Dari tangannya polisi menyita dua paket sabu-sabu masing-masing seberat 0,31 gram dan 0,38 gram. Kedua barang tersebut ditemukan dalam kepingan CD yang disimpan dalam tasnya.
.Akbar ketika ditanya wartawan apakah akan mengajukan banding hanya mengatakan akan berkoordinasi dengan kuasa hukumnya. "Saya akan koordinasi dengan penasihat hukum saya dulu." jelas Akbar.

Editor : Jendri Frans Mamahit

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More