Wenang Pos - Manado, Tidak adanya perlindungan pemerintah terhadap nasib petani dirasakan menjadi salah satu penyebab turunya kualitas pertanian. Hal ini disampaikan oleh Petani Kecamatan Tombariri, Minahasa. Samuel Walukow petani cengkih asal senduk mengatakan bahwa mereka tidak bisa melakukan apa-apa terhadap permainan harga karena mereka tidak memiliki kekuatan untuk melawan perusahaan-perusahaan besar. "Adoh torang cuma jadi penonton pa torang pe kampunhg sandiri." jelas lelaki paruh baya tersebut.
Dikatakan lagi bahwa jumlah tanah pertanian yang dimiliki petani semakin berkurang karena telah dibeli oleh perusahaan-perusahaan besar. Tercatat didesa senduk saja sekitar 30% tanah pertanian yang menjadi milik pribadi sisanya adalah milik perusahaan-perusahaan besar seperti Gudang Garam dan Sampoerna.(JFM)






0 komentar:
Posting Komentar